Assalamualaikum.
Terimakasih untuk agan yang sudah mau mengunjungi blog ane, kali ini kita akan membahas tips untuk Lolos tes SBMPTN untuk siswa siswi terkhususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tetapi jika agan dan Aganwati berasal dari Sekolah Menengah Atas atau SMA blog ini pun tidak menjadi masalah, jadi disini akan menceritakan pengalaman saya dalam tes SBMPTN 2018 tahun lalu yang Alhamdulillah diberi kesempatan oleh Allah untuk lolos dan melanjutkan kuliah disalah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.
Perkenalkan nama saya adalah Ervan Yoga Pratama. saya dulu adalah seorang siswa disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan di daerah tempat tinggal saya yaitu di Sragen. Yaitu SMK Negeri 1 Miri saya kebetulan memilih jurusan yaitu TGB atau singkatan dari Teknik Gambar Bangunan yang disana terdapat tujuh jurusan yang juga tak kalah hebat nya dengan TGB.
Awal mula berasal dari kebimbangan sebelum Ujian Nasional, saya bimbang diantara melanjutkan perkuliahan atau bekerja, karena banyak promosi yang dilakukan perusahaan perusahan ke sekolah saya, karena saya kejuruan jadi banyak perusahaan dari berbagai bidang menawarkan requirementnya untuk bergabung di perusahaan nya, Bukan berarti hanya dari perusahaan saja, tetapi dari beberapa politeknik, universitas, dan sekolah tinggi juga ikut menawarkan dirinya ke sekolah kami.
Aku pun mencoba keduanya, aku berusaha untuk mencari jalan terbaik antara keduanya, jadwal pendaftaran SNMPTN pun dibuka aku pun ikut mendaftar dengan dibantu oleh guru BK ku dan berniat jika tidak lolos aku akan mencoba SBMPTN, sambil menunggu pengumuman SNMPTN aku mencoba melamar disalah satu perusahaan di bidang otomotif, dengan berbagai tes dan ujian Alhamdulillah aku lolos sampai tahap interview, dan aku berdoa kepada Allah bahwa pada esok tibanya hari wawancara aku ingin diberi kemudahan dan kelancaran dan diberikan hasil yang terbaik dengan ikhlas lapang dada.
setelah pengumuman keesokan nya aku melihat daftar nama yang lolos interview, ternyata namaku tidak ada. Aku berusaha mengikhlaskan nya mungkin itu yang terbaik untuk aku, dan pada saat mendaftar dahulu aku hanya berniat untuk mencobanya, dan niat yang sesungguhnya adalah kuliah di perguruan Tinggi Negeri.
Dan tibalah pengumuman SNMPTN aku mencoba membuka pengumuman pada laman resmi web SNMPTN ternyata Allah belum menghendaki aku lolos jalur SNMPTN kemudian aku mencoba pada jalur kedua yaitu jalur SBMPTN dengan ujian tertulis, aku mengikuti try out uji coba SBMPTN dengan tujuan mengetahui jenis dan contoh soal yang akan diperkirakan keluar pada saat ujian nanti. Aku belajar memahami contoh soal yang ada di internet tetapi soal yang aku pelajari adalah soal yang berkaitan pelajaran anak SMA ini wajar karena aku mengambil Saintek (Sains dan Teknologi).
Ujian Try out pun telah berlangsung dan aku benar benar pusing dibuatnya, karena memang soalnya tentang pelajaran anak SMA dan aku pasrah dengan hasilnya nanti, aku terus berusaha keras untuk mengikuti ujian SBMPTN.
Aku pun mencoba mendaftar dibantu guruku sampai hari ujian telah tiba aku pun berusaha mengerjakan dengan semaksimal mungkin apapun nanti hasilnya itu lah yang terbaik untuk ku. Rentang pengumuman lumayan cukup lama yaitu sekitar satu bulan jadi aku menunggu waktu itu sambil mencoba melamar diberbagai lowongan pekerjaan sebagai alternatif kedua.
Akhirnya hari pengumuman ujian telah tiba, dengan rasa tegang dan takut menjadi satu, aku mencoba menenangkan diri sebelum mencoba membuka pengumuman nya. Aku membuka Laman pengumuman SBMPTN aku cermati dengan seksama dengan perasaan tegang yang terjadi adalah syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT sang penguasa jagat raya ini, laman tertulis kan ucapan selamat atas lolos dalam ujian SBMPTN dengan blok berwarna hijau, syukur Alhamdulillah aku ucapkan sekali lagi lalu aku bersujud syukur saat itu juga.
Dan ini membuktikan bahwa apa yang kita usahakan selama ini tidaklah sia sia teruslah berjuang dengan apa yang kita tekuni dan teruslah berdoa. Dengan keyakinan kuat dan percaya bahwa kita juga bisa.
itu sedikit pengalaman dari saya seorang anak SMK yang dulu bimbang dengan arah jalan selanjutnya, sekian mohon maaf apabila ada salah pengetikan dan penyampaian mohon dimaklumi.
Terima kasih.

No comments:
Post a Comment